Kegiatan
kegiatan utama
Kegiatan KPT - EKRAF
Deklarasi Pendirian Konsorsium Perguruan Tinggi Ekonomi Kreatif
Pada hari Selasa tanggal 20 Mei 2025 diadakan Deklarasi Pendirian Konsorsium Perguruan Tinggi Ekonomi Kreatif bertempat di gedung Autograph Tower Thamrin Nine, Jakarta. Deklarasi ini dihadiri oleh 8 perwakilan Perguruan Tinggi, yaitu Universitas Indonesia, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Universitas Katolik Parhayangan, Telkom University, President University, Institut Teknologi Bandung, Institut Kesenian Jakarta, LaSalle College Jakarta.
Deklarasi Pendirian Konsorsium Perguruan Tinggi Ekonomi Kreatif
Penandatangan Akta Pendirian KPT-EKRAF bersama 8 Perguruan Tinggi Pendiri dan Notaris
Kegiatan Penandatanganan Akta Pendirian Konsorsium Perguruan Tinggi Ekonomi Kreatif (KPT EKRAF) dilaksanakan pada Senin, 13 Oktober 2025 di Fakultas Vokasi Universitas Indonesia, Depok. Acara ini dihadiri oleh delapan perguruan tinggi pendiri. Pelaksanaan penandatanganan akta pendirian dilakukan oleh seluruh perwakilan anggota yang menjadi momen penting terbentuknya komitmen bersama antarperguruan tinggi. Acara dilanjutkan dengan rapat kerja pertama yang membahas rencana kegiatan tahun 2025–2026, termasuk usulan penyelenggaraan Creative Consortium Summit di Telkom University serta program National Creative Innovation Challenge (NCIC) tahun berikutnya. Melalui kegiatan ini, seluruh anggota konsorsium bersepakat memperkuat sinergi antarbidang seperti kuliner, kriya, fashion, permainan, aplikasi digital, film, dan musik dalam upaya memajukan sektor ekonomi kreatif di Indonesia.


Friends of Creative Economy (FCE) Meeting 2025
Kegiatan Friends of Creative Economy (FCE) Meeting 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, menjadi forum penting bagi para pemangku kepentingan global dalam membahas perkembangan ekonomi kreatif dengan tema “Glocalisation of the Creative Economy: Policies, Practices, and Partnerships.” Melalui serangkaian sesi diskusi yang melibatkan pakar dan praktisi dari berbagai negara, termasuk Dr. Elvy Maria Manurung sebagai panelis pada sesi Partnership and Peace, kegiatan ini berhasil menggali beragam perspektif tentang bagaimana kerja sama lintas sektor dan kebijakan multilateral dapat memperkuat peran ekonomi kreatif dalam menciptakan perdamaian, stabilitas, serta inklusi sosial di tengah tantangan global.


KPT-EKRAF berpartisipasi pada kegiatan MINDWEAVE 2025 di Telkom University Bandung
KPT-EKraf berpartisipasi dalam kegiatan MindWeave 2025 yang diadakan oleh Telkom University di Bandung pada tanggal 11–12 November 2025. MindWeave merupakan acara interdisipliner yang menghubungkan riset akademik, inovasi kreatif, dan praktik UMKM. Melalui pameran dan diskusi publik, kegiatan ini menjadi wadah pertukaran gagasan, praktik kreatif, serta refleksi terhadap makna dan masa depan wastra Indonesia di tengah era disrupsi dan ekonomi berbasis kreativitas. Pada kegiatan ini KPT-Ekraf mengirimkan beberapa perwakilan dari perguruan tinggi anggota, yaitu ISI Yogyakarta dan Universitas Indonesia (UI). ISI Yogyakarta yang diwakili oleh Dr. Arif Suharson, S.Sn., M.Sn. menyelenggarakan workshop pembuatan motif wastra dari limbah batik cap kertas dan menjadi narasumber dalam talkshow bertema “Tradisi dan Inovasi dalam Wastra Nusantara: Menenun Nilai, Menganyam Inovasi Berbasis Artefak Budaya untuk Ekonomi Kreatif Indonesia.” Dalam sesi tersebut, beliau mengulas dinamika antara pelestarian tradisi dan inovasi kreatif dalam pengembangan industri wastra nasional, serta menekankan pentingnya riset berbasis artefak budaya sebagai sumber inspirasi desain. Sementara itu, Universitas Indonesia yang diwakilkan oleh tim Rempah Ekor dari Vokasi Universitas Indonesia memperkenalkan IP berbasis fantasy-eduplay yang menghadirkan kehangatan budaya Nusantara melalui petualangan empat kucing bersaudara yang mengenalkan dunia rempah dan masakan Indonesia dengan sentuhan sains dan logika ringan, lucu, dan sarat makna edukatif. Booth Rempah Ekor menampilkan animasi singkat pengenalan karakter, dan berbagai merchandise, seperti giant plushie, key chain plushie, mini pillow, sling strap, pin, tumbler, lanyard, enamel mug, standee acrylic dan sticker calendar. Acara ini tidak hanya menjadi platform showcase, tetapi juga bagian dari perjalanan membangun IP dan sebuah proses belajar, berjejaring, dan bertumbuh, sejalan dengan semangat KPT Ekraf dalam mendukung inovasi kreatif berbasis pengetahuan. Kegiatan ini diikuti oleh empat anggota tim rempah ekor: Rani Elsa Prima (Unyit), Julystia Cantika (Ica), Alya Sabrina (Ten-Ten), dan Jayamahe Dinar (Jahe) yang mewakili masing-masing karakter rempah Ekor.